Kamis, September 17, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Masyarakat Boleh Mudik, Pendapatan Porter di Stasiun Gambir Meningkat

Redaksi Oleh Redaksi
Jumat (06/05/2022) - 04:43 WIB
in NASIONAL
0
Seorang porter membawa barang milik penumpang Kereta Argo Lawu saat tiba di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Senin (17/5/2021).

Pendapatan porter cukup untuk membiayai makan empat jiwa per hari.

JAKARTA — Kebijakan pemerintah membolehkan masyarakat untuk mudik Lebaran 2022 disambut sukacita para porter di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat. Hal itu karena pendapatan mereka ikut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya saat pemerintah melarang mudik.


Tarmuji (40 tahun), salah satu porter di Stasiun Gambir menyebutkan kebijakan larangan mudik Lebaran saat pandemi Covid-19 menyebabkan pendapatannya menurun hingga 50 persen. “Dua tahun lalu kebanyakan nganggur karena sepi enggak ada penumpang, kalau sekarang lumayan,” kata Tarmuji saat ditemui di Stasiun Gambir, Kamis (5/5/2022).


Tarmuji enggan menyebutkan secara detail berapa pendapatan yang mereka terima selama mudik Lebaran 2022. Namun, pendapatan satu hari cukup untuk membiayai makan empat jiwa per hari. Dia menyebutkan, porter di Stasiun Gambar merupakan pekerja yang menawarkan jasa pembawa atau pengangkut barang.


Mereka dibayar sukarela oleh calon penumpang kereta dengan tarif minimal Rp 10 ribu sekali membawa barang. Rohmin (39), porter lain menyebutkan, di Stasiun Gambir terdapat 230 porter yang bertugas. Mereka terbagi atas dua kelompok, satu kelompok beranggotakan 115 orang.


Dalam sebulan, setiap porter bekerja selama 15 har, dengan jam kerja mulai dari pukul 05.00 WIB sampai dengan 22.30 WIB. “Di sini ada dua grup, satu grup ada 115 orang. Jadi total porter di Stasiun Gambir itu ada 230 orang, bekerja 1×24 jam, masing-masing bekerja 15 hari dalam sebulan,” kata Rohim.


Dia yang sudah 11 tahun bekerja sebagai porter di Stasiun Gambir menyebutkan, meski dibayar secara sukarela, banyak porter yang mampu menyekolahkan anaknya hingga sukses. Beberapa porter memiliki anak yang bekerja sebagai TNI, polisi, bahkan perawat. “Seperti Pak Tarmuji ini anaknya perawat loh,” kata Rohim yang juga wakil ketua Pengurus Porter Stasiun Gambir.


Selain bisa untuk membiaya anak sekolah, beberapa porter memiliki usaha sampingan di kampung halamannya, seperti beternak kambing atau berkebun.

Sumber: Republika

Tags: penumpang di stasiun gambirpenumpang kereta stasiun gambirporter di stasiun gambirporter stasiun gambirstasiun gambir
ShareTweetPin
Previous Post

Anggota DPR RI Minta calhaj Pahami BPIH Sebesar Rp 81,7 juta

Next Post

Belum Ada Penumpang Gawat Darurat yang Datangi Posko Kesehatan Stasiun Gambir

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Persiraja Academy Resmi Dibuka, Talenta Muda Aceh Mulai Berlatih 3 Oktober

Persiraja Academy Resmi Dibuka, Talenta Muda Aceh Mulai Berlatih 3 Oktober

Rabu (16/09/2026) - 14:29 WIB
Wagub Sampaikan Sejumlah Persoalan Pertanahan Aceh dalam Raker dan RDP Komisi II DPR RI

Wagub Sampaikan Sejumlah Persoalan Pertanahan Aceh dalam Raker dan RDP Komisi II DPR RI

Rabu (16/09/2026) - 14:21 WIB
FTK UIN Ar-Raniry Yudisium 509 Mahasiswa, 408 Lulus dalam 8 Semester

FTK UIN Ar-Raniry Yudisium 509 Mahasiswa, 408 Lulus dalam 8 Semester

Rabu (16/09/2026) - 14:17 WIB
Rekonstruksi Pascabencana Berlanjut, Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh

Rekonstruksi Pascabencana Berlanjut, Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh

Rabu (16/09/2026) - 14:14 WIB
Kapolda Aceh Resmikan Gedung Rueng Seumangat Presisi

Kapolda Aceh Resmikan Gedung Rueng Seumangat Presisi

Rabu (16/09/2026) - 14:11 WIB
Asrama Mahasiswa Terabaikan, Pemkab Aceh Singkil Justru Bangun Asrama Pegawai Kejari Rp1,6 M

Asrama Mahasiswa Terabaikan, Pemkab Aceh Singkil Justru Bangun Asrama Pegawai Kejari Rp1,6 M

Rabu (16/09/2026) - 14:08 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.