Kamis, Oktober 22, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Dinkes Kota Bogor Beri Imbauan Terkait Hepatitis Akut

Redaksi Oleh Redaksi
Kamis (05/05/2022) - 20:12 WIB
in NASIONAL
0
Ilustrasi anak yang terjangkit Hepatitis di rawat di rumah sakit. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, Jawa Barat, memberikan imbauan terkait kewaspadaan kasus hepatitis akut yang tidak diketahui etiologinya.

Puskesmas diminta untuk membangun dan memperkuat jejaring kerja surveilans.

 BOGOR — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, Jawa Barat, memberikan imbauan terkait kewaspadaan kasus hepatitis akut yang tidak diketahui etiologinya. Kendati demikian, di Kota Bogor sendiri tidak ditemukan adanya kasus hepatitis pada anak-anak.

“Tidak ada (kasus hepatitis di anak-anak Kota Bogor,” kata Sekretaris Dinkes Kota Bogor, Erna Nuraerna, Kamis (5/5/2022).

Sementara itu, Kepala Dinkes Kota Bogor, Sri Nowo Retno, menyampaikan, beberapa hal yang harus ditindaklanjuti sebagai upaya kewaspadaan dan antisipasi. Pertama, melakukan pemantauan perkembangan kasus sindrom jaundice akut di tingkat daerah, nasional,dan global terkait hepatitis akut melalui kanal-kanal resmi.

Kedua, lanjutnya, memantau penemuan kasus sesuai definisi operasional Hepatitis Akut yang Tidak Diketahui Etiologinya. Berdasarkan WHO, yaitu konfirmasi, probabel, dan epi-linked.

Kemudian, Retno pun meminta puskesmas untuk memantau dan melaporkan kasus sindrom jaundice, memberikan komunimasi, informasi, dan edukasi (KIE) kepada masyarakat serta upaya pencegahannya melalui penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

“Puskesmas juga diimbau menginformasikan kepada masyarakat untuk segera mengunjungi Fasilitas Layanan Kesehatan (Fasyankes) terdekat apabila mengalami sindrom jaundice,” tuturnya.

Puskesmas diminta untuk membangun dan memperkuat jejaring kerja surveilans dengan lintas program dan lintas sektor. Terutama Dinas Pendidikan, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi, dan/atau Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota.

Menurut Retno, puskesmas juga harus segera memberikan notifikasi apabila terjadi peningkatan kasus sindrom jaundice akut maupun menemukan kasus sesuai definisi operasional kepada Dirjen P2P melalui surveilans.

“Serta harus menindaklanjuti laporan kasus dari Fasyankes dengan melakukan investigasi untuk mencari kasus tambahan dengan menggunakan formulir,” kata dia.


 

Sumber: Republika

Tags: hepatitis akuthepatitis akut yang tidak diketahui etiologinyahepatitis pada anak-anakkota bogor
ShareTweetPin
Previous Post

Rusia: Tentara Bayaran Israel Ikut Berperang di Ukraina

Next Post

Ukraina Luncurkan Platform Penggalangan Dana untuk Lawan Rusia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Hari Santri Nasional 2026, Dayah Darul Quran Aceh Apresiasi Santri Berprestasi dan Santuni Warga

Hari Santri Nasional 2026, Dayah Darul Quran Aceh Apresiasi Santri Berprestasi dan Santuni Warga

Kamis (22/10/2026) - 20:39 WIB
Pj Sekda dan Seluruh Kepala SKPA Ikuti Bimtek Keluarga Berintegritas KPK

Pj Sekda dan Seluruh Kepala SKPA Ikuti Bimtek Keluarga Berintegritas KPK

Kamis (22/10/2026) - 15:47 WIB
Donat Labu dan Ketela di Aceh Besar Raih Grade A dari BBPOM

Donat Labu dan Ketela di Aceh Besar Raih Grade A dari BBPOM

Kamis (22/10/2026) - 15:44 WIB
BSI Perkuat Ekosistem Wakaf Produktif, Dorong Potensi Rp180 Triliun Jadi Kekuatan Ekonomi Umat

BSI Perkuat Ekosistem Wakaf Produktif, Dorong Potensi Rp180 Triliun Jadi Kekuatan Ekonomi Umat

Kamis (22/10/2026) - 15:30 WIB
Jalanan Kota Banda Aceh Lengang pada Hari Pertama Puasa

Antisipasi Lonjakan Kendaraan, Menteri PU Soroti Kapasitas Jalan di Aceh

Kamis (22/10/2026) - 15:14 WIB
Dua Ruko Diduga Jadi Pabrik Sabu di Pidie Digerebek Bareskrim dan BNN

Dua Ruko Diduga Jadi Pabrik Sabu di Pidie Digerebek Bareskrim dan BNN

Kamis (22/10/2026) - 15:05 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.