Selasa, Juni 9, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Nasib Pekerja Gaza di Israel Terkatung-katung

Redaksi Oleh Redaksi
Jumat (20/05/2022) - 01:56 WIB
in INTERNASIONAL
0
Tentara Israel mengusir penduduk Gaza yang bekerja di dalam kota-kota Israel. (ilustrasi).

Tentara Israel mengusir penduduk Gaza yang bekerja di dalam kota-kota Israel.

GAZA — Tentara Israel mengusir penduduk Gaza yang bekerja di dalam kota-kota Israel. Mereka juga menolak akses mereka melintasi penyeberangan Erez/Beit Hanoun di Jalur Gaza utara. Untuk membenarkan tindakannya, Israel menerapkan situasi keamanan dan militer yang tegang dengan faksi-faksi Palestina di Jalur Gaza.

Setelah serangan mematikan Elad pada awal Mei, mayoritas pekerja Gaza pun diusir dari tempat kerja mereka di Israel. Isu warga Gaza yang bekerja di dalam wilayah Israel merupakan isu sensitif yang selalu dikaitkan dengan perkembangan situasi keamanan antara Gaza dan Israel saat ini, seperti dilansir Al-Monitor, Kamis (19/5/2022).

Usai perang terakhir di Jalur Gaza pada Mei 2021, Israel mengizinkan sejumlah kecil penduduk Gaza untuk bekerja di dalam wilayah Israel dalam sebuah langkah yang dikatakan bertujuan untuk meningkatkan mata pencaharian warga Palestina dan mengurangi ketegangan dengan mengurangi pembatasan ekonomi di Gaza.

Langkah tersebut, yang termasuk penerbitan 3.000 izin kerja tambahan, dilakukan sebagai bagian dari kesepahaman yang ditengahi oleh mediasi internasional antara kedua belah pihak. Pada Maret lalu, Israel mengumumkan peningkatan jumlah izin bagi pekerja Gaza menjadi 12 ribu untuk bekerja di berbagai profesi di dalam Israel.

Warga Gaza yang bekerja di dalam Israel mendapatkan lebih dari dua kali lipat upah yang ditawarkan di dalam kantong yang terkepung. Dengan demikian mereka membantu menjaga ekonomi Gaza tetap bertahan di tengah melonjaknya tingkat pengangguran.

Namun, pekerja Palestina di dalam Israel menghadapi pelanggaran hak-hak buruh sistemik. Ancaman terus-menerus memotong sumber mata pencaharian mereka berdasarkan perkembangan lapangan. Mereka juga menghadapi serangan berulang oleh pasukan tentara Israel dan pemukim.

Di sisi lain, Israel khawatir pekerja Palestina dapat direkrut oleh faksi-faksi perlawanan untuk melakukan serangan terhadap warga sipil Israel di dalam wilayahnya. Kekhawatiran Israel baru-baru ini meningkat mengingat peristiwa keamanan baru-baru ini di dalam wilayah Israel dan Palestina.

Mustafa Darwish, 53, seorang pekerja konstruksi dari Gaza yang bekerja di kota Ramla Israel, menceritakan kepada Al-Monitor bagaimana polisi Israel menangkapnya beberapa hari yang lalu tanpa pemberitahuan sebelumnya. Dia ditangkap bersama dengan empat pekerja lainnya dari dalam tempat kerja mereka.

Dia mengatakan, polisi membawa mereka ke persimpangan Erez dan kemudian kembali ke Jalur Gaza dengan dalih bahwa kehadiran mereka menimbulkan bahaya bagi warga sipil Israel. Namun, otoritas Israel tidak mencabut izin kerja mereka.

Darwish membeberkan, tentara Israel dan warga sipil menganiaya para pekerja Gaza. Upah harian yang diterima para pekerja ini sekarang telah turun dibandingkan beberapa tahun yang lalu. “Beberapa pemilik proyek Israel sekarang lebih memilih pekerja asing, terutama Ukraina yang berimigrasi ke Israel (setelah perang Rusia dimulai),” katanya.

“Kita hidup dalam ketidakpastian. Sejak Israel mengizinkan masuknya pekerja Gaza hampir lima bulan lalu, telah berulang kali menolak mereka masuk melintasi persimpangan di tengah serangan roket dari Gaza dan operasi yang sedang berlangsung di dalam Israel. Kami juga dituduh dimanipulasi oleh faksi-faksi di Gaza,” katanya.

Wajdi Salem, 47, seorang pekerja pertanian di salah satu pemukiman Israel di Gaza, mengatakan tentara Israel baru-baru ini mendeportasi dirinya ke Gaza. Ketika ia bertanya alasannya, hanya diberitahu bahwa sekarang situasinya berbahaya.

“Penduduk Gaza yang bekerja di Israel, secara umum, tidak berafiliasi dengan faksi politik atau militer apa pun. Mereka harus menjalani pemeriksaan latar belakang sebelum diberikan izin kerja. Tetapi Israel menggunakan kami sebagai alat tawar-menawar dengan faksi-faksi perlawanan untuk memastikan ketenangan dengan Gaza,” ujarnya.

Sumber: Republika

Tags: israel palestinanasib pekerja gazatentara israel
ShareTweetPin
Previous Post

Wali Kota Bogor Ancam Tutup Minimarket Berdekatan

Next Post

Alami Stroke di Tengah Laut, ABK Kapal Cargo Dievakuasi ke Banda Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

TVRI Gratiskan Lisensi Nobar Piala Dunia 2026, Warkop Aceh Dapat Kepastian Usaha

TVRI Gratiskan Lisensi Nobar Piala Dunia 2026, Warkop Aceh Dapat Kepastian Usaha

Selasa (09/06/2026) - 15:22 WIB
Dua Kloter Jemaah Haji Aceh Tiba di Madinah, Berikut Aktivitasnya

Dua Kloter Jemaah Haji Aceh Tiba di Madinah, Berikut Aktivitasnya

Selasa (09/06/2026) - 12:03 WIB
Wagub Fadhlullah Bersama Menteri Sosial Hadiri Open House Sekolah Rakyat di Aceh Besar

Wagub Fadhlullah Bersama Menteri Sosial Hadiri Open House Sekolah Rakyat di Aceh Besar

Senin (08/06/2026) - 21:30 WIB
COMCARE VI Disiapkan, HMP KPI Hadirkan Ruang Belajar Kepemimpinan bagi Mahasiswa

COMCARE VI Disiapkan, HMP KPI Hadirkan Ruang Belajar Kepemimpinan bagi Mahasiswa

Senin (08/06/2026) - 21:26 WIB
Kemenag Aceh Besar Salurkan 150 Set Meja dan Kursi dari Infaq ASN, Siswa Bisa Belajar Nyaman

Kemenag Aceh Besar Salurkan 150 Set Meja dan Kursi dari Infaq ASN, Siswa Bisa Belajar Nyaman

Senin (08/06/2026) - 17:10 WIB
Pemerintah Aceh dan BAM DPR RI Cari Solusi Sengketa Eks Blang Lancang-Rancong

Pemerintah Aceh dan BAM DPR RI Cari Solusi Sengketa Eks Blang Lancang-Rancong

Senin (08/06/2026) - 17:07 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.